Senin, 05 September 2016


“Untuk-mu Yaa Rasuul”

Wahai Nabi kami, Rasulullah Muhammad Shollallahu 'alaihi wasalam.
Manusia yang paling agung.
Satu-satunya kekasih Allah.
Begitu besar pula cintamu pada semua ummatmu.
Begitu mulia akhlaqmu.
Ku itu tahu dari kitab-kitab, buku-buku dan ajaran guru.
Ku hanya sekedar tahu cerita.
Namun, alangkah bahagianya jika dapat bertemu dengan Engkau.
Sungguh sempurna apa yang kami ketahui tentang Engkau. Dan itu pasti benar, walaupun kami ummatmu ini tak bertemu langsung dengan mu.
Wahai Rasul, sungguh kami ingin penasaran bagaimanakah kehidupan engkau yang sebenarnya.
Alangkah bahagianya sahabat-sahabat yang sellau disamping engkau.
Sahabat-sahabat yang selalu mendengar sabda engkau.
Wahai Rasul,,,engkau semulia-mulianya makhluk.
Namun engkau mencintai ummatnya dengan cinta yang sangat, bahkan sampai akhir hayatmu, ummatmulah yang engkau pikirkan.
Ya Rasul,,maafkan ummatmu yang masih sering lalai, masih sering lupa akan besarnya cintamu.
Ya Rasul,,maafkan ummatmu yang setiap hari masih lupa akan sholawat pada engkau.
Padahal sholawat sesungguhnya adalah kebaikan untuk diri kami sendiri pula.
Ya Rasul,,eengkau sangat senang jika ummatmu bersholawat kepada engkau. Engkau senang bukan karena ummatmu mengagungkan engkau.
Tapi,,,engkau senang karena sholawat akan mendatangkan kebaikan, mendatangkan pahala dan menjadi pelindung bagi ummat yang bersholawat pada engkau.
Allahumma solli 'ala sayyidina muhammad....

Rabu, 23 Desember 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MAHAGURU PESANTREN'S BOOK

Resume Buku MAHAGURU PESANTREN (Perjalanan Hidup Ulama Legendaris Syaichona Cholil Bangkalan) Penulis : Mokh. Syaiful Bahri Penerbit : E...