“Untuk-mu
Yaa Rasuul”
Wahai
Nabi kami, Rasulullah Muhammad Shollallahu 'alaihi wasalam.
Manusia
yang paling agung.
Satu-satunya
kekasih Allah.
Begitu
besar pula cintamu pada semua ummatmu.
Begitu
mulia akhlaqmu.
Ku
itu tahu dari kitab-kitab, buku-buku dan ajaran guru.
Ku
hanya sekedar tahu cerita.
Namun,
alangkah bahagianya jika dapat bertemu dengan Engkau.
Sungguh
sempurna apa yang kami ketahui tentang Engkau. Dan itu pasti benar, walaupun
kami ummatmu ini tak bertemu langsung dengan mu.
Wahai
Rasul, sungguh kami ingin penasaran bagaimanakah kehidupan engkau yang
sebenarnya.
Alangkah
bahagianya sahabat-sahabat yang sellau disamping engkau.
Sahabat-sahabat
yang selalu mendengar sabda engkau.
Wahai
Rasul,,,engkau semulia-mulianya makhluk.
Namun
engkau mencintai ummatnya dengan cinta yang sangat, bahkan sampai akhir
hayatmu, ummatmulah yang engkau pikirkan.
Ya
Rasul,,maafkan ummatmu yang masih sering lalai, masih sering lupa akan besarnya
cintamu.
Ya
Rasul,,maafkan ummatmu yang setiap hari masih lupa akan sholawat pada engkau.
Padahal
sholawat sesungguhnya adalah kebaikan untuk diri kami sendiri pula.
Ya
Rasul,,eengkau sangat senang jika ummatmu bersholawat kepada engkau. Engkau
senang bukan karena ummatmu mengagungkan engkau.
Tapi,,,engkau
senang karena sholawat akan mendatangkan kebaikan, mendatangkan pahala dan
menjadi pelindung bagi ummat yang bersholawat pada engkau.
Allahumma solli 'ala
sayyidina muhammad....Rabu, 23 Desember 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar